Notification

×

Tag Terpopuler

Pasokan Air Terhambat, Warga Sungai Lekop Ancam Datangi ABH Dan SPAM Batam Jika Tidak Ada Perubahan

Monday, 27 July 2026 | July 27, 2026 WIB Last Updated 2026-07-27T16:25:02Z

Foto warga Rw,03,08,11, Rt,Rw. Lpm dan tokoh masyarakat bersama Kapolsek sagulung dan personil dalam pertemuan memediasi persoalan pasokan air yang terhambat dari Spam & Abh Batam

Pasokan Air Terhambat, Warga Sungai Lekop Ancam Datangi ABH Dan SPAM Batam Jika Tidak Ada Perubahan

 

BATAM, LIPUTANARSANTA.COM – (27 JULI 2026) – Ratusan warga di kawasan Sungai Lekop, Kecamatan Sagulung yang mencakup lingkungan RW 3, RW 8, dan RW 11, mulai kehabisan kesabaran akibat gangguan aliran air bersih yang berlangsung berminggu-minggu.³ Akibat tekanan saluran utama yang lemah, wilayah ini belum teraliri air, namun janji penggantian pasokan lewat mobil tangki dari ABH pun dinilai tidak terpenuhi dengan layak.

 

Kekecewaan warga memuncak hingga mereka berencana bergerak bersama menuju kantor ABH dan SPAM Batam jika kondisi ini tidak segera diperbaiki. Aksi unjuk rasa sempat tertahan sementara berkat kehadiran cepat Personil Babinkamtibmas Kelurahan Sungai Lekop yang berupaya menenangkan emosi warga.

 


Warga yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga yang membawa ember dan galon, mengungkapkan rasa lelah dan kecewa. "Kami menunggu berhari-hari, janji datangnya air semakin tidak pasti. Seringkali kami harus menunggu hingga tengah malam, itupun jumlahnya tidak mencukupi. Bahkan ada kalanya mobil tangki lewat, tapi tidak mengisi tempat penampungan kami hanya karena kami sedang tidak ada di rumah—padahal kami juga harus bekerja mencari nafkah," ungkap salah satu warga.

 

Merespons situasi yang memanas, Kapolsek Sagulung Iptu Husnul Apkar, S.H., M.H. segera turun langsung ke lokasi tepatnya di RT 01 RW 11 Kelurahan Sungai Lekop. Beliau mengumpulkan perwakilan RT/RW serta LPM Kelurahan Sungai Lekop untuk mendengarkan keluhan secara langsung dan memediasi pertemuan dengan pihak ABH.

 

Dalam pembicaraan tersebut, pihak ABH berjanji akan mengerahkan 4 unit mobil tangki per hari dengan jadwal pengiriman sebanyak 5 kali per mobil tangki per hari. Namun warga menilai jumlah tersebut masih belum memadai dan meminta ditingkatkan menjadi minimal 6 kali pengiriman.

 

Secara rinci warga menyampaikan tuntutan mendesak:

✅ Pengantaran air selesai paling lambat pukul 16.00 WIB agar tidak menunggu hingga larut malam

✅ Setiap mobil tangki Supir (Driver) wajib didampingi petugas pembantu pengisian dan dibuatkan tiket di setiap pengiriman

✅ Pasokan dijamin berjalan setiap hari sampai aliran air utama kembali normal

✅ Dilarang menggunakan alasan kehabisan bahan bakar sebagai alasan ketidak hadiran armada

 

Tokoh masyarakat setempat yang inisial EL mengapresiasi langkah cepat Kapolsek Sagulung yang telah menjembatani permasalahan ini. Namun ia menegaskan batas kesabaran warga mulai menipis.

 

"Kami berterima kasih atas perhatian Bapak Kapolsek yang sudah berusaha keras menyelesaikan masalah ini. Namun jika janji ini kembali dilanggar dan pasokan air tetap tidak teratur, kami terpaksa akan mendatangi langsung kantor ABH dan SPAM Batam. Kami sudah terlalu lelah hidup cemas setiap hari hanya demi mendapatkan air bersih," tegas warga.

 

Sampai berita ini diturunkan, warga sepakat memberi waktu kesempatan bagi pihak pengelola untuk membuktikan janji perbaikan layanan. Kami akan terus memantau pemenuhan pasokan air di lapangan.

(Zul-Hsb)

×
Berita Terbaru Update