![]() |
| Massa geruduk Kantor Gubernur Sumut,Tuntut tutup TPL |
Medan, Liputanarsanta.com - Ribuan massa dari berbagai aliansi menggelar demo di depan kantor Gubernur Sumut di Jalan Pangeran Diponegoro menuntut penutupan Toba Pulp Lestari (TPL). Pihak kepolisian menutup akses Jalan Pangeran Diponegoro yang berada di depan kantor gubernur tersebut.
Mereka tiba sambil bernyanyi meminta TPL ditutup.
Massa longmarch dari Lapangan Merdeka Medan menuju kantor Gubernur Sumut.
Massa terlihat membawa spanduk berisi tuntutan mereka, salah satunya bertuliskan "Tutup TPL".
Usai massa tiba, Jalan Pangeran Diponegoro yang berada di depan kantor Gubernur Sumut tersebut ditutup. Polisi tampak berjaga di lokasi untuk mengalihkan arus lalu lintas serta memasang pemberitahuan penutupan jalan.
Gerakan “Tutup TPL” bukan sekadar seruan emosional, tetapi panggilan moral, teologis, dan ilmiah untuk meninjau ulang seluruh paradigma pembangunan yang mengorbankan manusia dan alam demi akumulasi modal,”
Sejak awal berdirinya, TPL menjadi contoh paling jelas dari ekstraktivisme yang dilembagakan secara legal. Adapun total luas konsesi mencapai hampir 300.000 hektare, perusahaan ini menguasai sebagian besar wilayah hutan di sekitar Toba. Setiap revisi izin sembilan kali sepanjang tiga dekade menunjukkan pola kebijakan yang lebih berpihak pada korporasi ketimbang pada rakyat.
Hingga berita ini diturunkan, massa masih menggelar unjuk rasa di depan kantor Gubernur Sumut.(*)
